Pasca MotoGP Portimao 2020: Goyahnya Mental Quartararo, Berakhir Ke-8 Di Kejuaraan Dunia..!

ManiakMotor – Bila mental sudah goyah, gejala motor nggak enak sikit langsung terasa besar. Apalagi dari awal serial sangat dijagokan, disayang tim dan sebagainya. Juga  pede sekali dengan memimpin klasemen. Tapi menuju seri-seri krusial MotoGP makin sulit, mental makin tertekan.

Semoga bukan itu yang dirasakan Fabio Quartararo. Kalimat di atas pengamatan penulis saja dengan fakta. Di akhir klasemen Quartararo hanya ke-8, “Karena itulah saya sedih. Enam seri terakhir berjalan begitu buruk, sulit mengatakan ini dan itu,” terang Quartararo yang seri Portimao, Portugal kemarin sudah berpamitan dengan Petronas Yamaha SRT.

Terpaksa harus membandingkan diri Quartararo dengan Franco Morbidelli, rekan setimnya. Morbidelli  justru dengan M1 bermesin tua, eh 2019 malah di klasemen posisi kedua. Morbidelli menurut analisa gurunya Valentino Rossi dengan keterampilannya mampu memperlakukan motornya kompetitif. Padahal menurut Rossi looooh, M1 2019 nggak lebih baik degan M1 2020.

Seri akhir pun, Quartararo merasa sangat buruk hanya dapat 2 point dengan finish ke-14. “Saya punya masalah dengan ‘perangkat holeshot‘ (elektronik start). Setelah itu berjuang dengan arm pump pada pertengahan balapan. Anehnya saya tidak mengalami gejala itu sejak operasi,” kata orang Prancis itu pada bekas operasi dicideranya pada Juni tahun lalu.

Dibilang tadi, semoga bukan masalah mental. Karena apa pun bisa jadi terasa, termasuk bekas operasi tersebut. Biar bagaimana pun, tahun depan Quartararo sudah bersama tim pabrikan Yamaha tukaran dengan Rossi yang ke Petronas.

“Portimao balapan terakhir yang emosional dengan tim. Sayangnya tidak berakhir seperti harapan,” tutup Quartararo yang di peringkat pembalap satelit jadi ketiga di bawah Jack Miller. Miolo

BACA JUGA

Race MotoGP Portimao 2020: Oliveira Juara, Morbidelli Runner Dunia..!

Klasemen MotoGP 2020, Moto2 Dan Moto3

Jelang Race MotoGP Portimao 2020: Morbidelli Makin Yakin Runner-UP Dunia..!