Pasca Tes Mandalika: Dovizioso Tidak Lebih Dari Test Rider? Terlalu Tua dan Susah Untuk Adaptasi!

Maniakmotor – Andrea Dovizioso adalah pembalap paling tua di grid MotoGP 2022 dengan usia mencapai 35 tahun. Tentunya Dovizioso dapat dikatakan nekat, masuk ke tim dengan motor yang ia kurang pahami, serta saat ini ‘kurang kompeitif’ alias tertinggal di berbagai aspek.

Di usia senior dan karir yang sudah panjang itu, tujuannya adalah juara. Tapi dari tes – tes kemarin, mungkin pensiun bisa jadi pilihan terszendiri. Apalagi saat tahu seperti tidak ada harapan dengan Yamaha M1, rasanya hanya Fabio Quartararo yang mampu membawa Yamaha M1 ke potensi maksimalnya.

Sementara 3 rekan Yamaha M1nya, bahkan Morbidelli yang punya 3 kemenangan dengan M1 itu seolah – olah jadi pembalap pelan di bagian belakang. Tidak menutup kepada Dovizioso yang juga masih dalam masa penyesuaian kembali.

Hal ini dirisaukan ayah Jorge Lorenzo yang bernama, Chico Lorenzo, seorang pengamat sekaligus jurnalis MotoGP. “Franco Morbidelli berubah dari seorang pemenang GP, menjadi pembalap yang sama sekali tidak diperhatikan. Ini degredasi alias kemunduran. Padahal dia sekarang ada di tim pabrikan,” tutur ayah dari juara dunia 5 kali itu.

Namun dari pada itu, Chico lebih prihatin melihat Dovizioso yang balik ke atas motor dengan tujuan besar. “Dia harus benar – benar mengubah tunggangannya dari Ducati ke Yamaha. Menurut saya, Dovi hanya akan menjadi pilot uji coba (test rider) tidak ada yang lain. Dia bukan pilot untuk masa depan ataupun masa sekarang,” tutup Chicho Lorenzo seolah memberikan pil pahit.

Pil pahit ini tentunya dapat di telan oleh Dovizioso dan diwujudkannya di musim ini, atau sebaliknya dimuntahkan dan doski bisa tunjukkan bahwa dirinya belum selesai bicara.

Chico Lorenzo (Kiri)

Raider

BACA JUGA

Hasil Tes Portimao Moto2 Hari Ke-2: Aron Canet Terdepan, Diuntit Pedro Acosta!

Hasil Tes Moto3 Portimao Hari Ke-2: Tatsuki Suzuki Rebut Pole Dari Dennis Foggia, Mario?