Pasca Tes Mandalika: Johann Zarco Tetap Akui Yamaha dan Suzuki Lebih Mudah Ditaklukan!

Maniakmotor – Sejak musim lalu, Ducati adalah pabrikan yang selalu diagung – agungkan. Bercirikhas dengan perkembangan teknologi mutakhir, yang selalu berada 1 langkah hingga 2 langkah di depan pabrikan lainnya. Bahkan tahun ini, mereka datang dengan automatic leveller yang bisa aktif saat masuk dan keluar tikungan. Lagi – lagi sesuatu yang enggak dipikirkan orang lain dalam masalah teknis.

Kontroversi teknologi ini sebenarnya sudah dimulai dari tahun 2016, dimana mereka mengantisipasi penyeragaman eccu dengan wing let yang dapat gantian menekan motor. Tidak hanya itu, di 2019 mereka juga membuat alat aero lainnya yang terletak di swing arm, serta di samping piringan rem depan.

Untuk Johann Zarco sendiri, teknologi – teknologi tersebut adalah salah satu alasan Ducati bisa kencang di tikungan. “Fairing telah membantu motor lebih bermanuver dan membantu berbelok. Artinya teknologi itu mencoba untuk menghapuskan titik lemah Ducati yang dideritanya sejak lama,” tutur Zarco menjelaskan poin plus Ducati.

Walaupun sekarang sudah jadi lebih mudah dibawa, tapi Zarco enggak ingin orang salah kaprah. Pasalnya Ducati tetap motor dengan basic kuat di power atau tenaganya, yang artinya akan selalu berbanding terbalik dengan Yamaha atau Suzuki.

“Motor kami selalu memiliki tenaga lebih, baik di akselerasi atau pengereman. Tentu dalam balapan sangat menguntungkan, tetapi ketika ban aus maka mulai berabe di tikungan. Kami menang karena fairing, bermain dengan udara, dan ban yang masih bagus. Tapi filosofi motor bukanlah Yamaha atau Suzuki yang mudah ditaklukan,” lanjut Zarco yang juga bersyukur karena hal tersebut.

Bersyukur dong, karena dengan begitu, semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing – masing. “Akan tetapi, kekurangan Ducati yang susah dikendarai sudah terhapuskan. Sekarang semuanya akan bisa mengendarai Ducati dengan baik. Beberapa pembalap termasuk saya dapat dibilang juga sudah sukses dengan motor ini. Saya yakin motor ini punya potensi untuk mengantarkan 7 rekan saya, termasuk saya sendiri untuk terus naik podium,” tutup Johann Zarco yang pada musim lalu juga sudah lakukan hasil terbaiknya di MotoGP dengan Ducati.

Raider

BACA JUGA

Hasil Tes Moto2 Portimao, Hari Ke-3: Duo KTM Ajo Terdepan, Pedro Acosta Disusul Fernandez!

Hasil Tes Moto3 Portimao, Hari Ke-3: Giliran Foggia Yang Terdepan, Mario Belum Kelihatan!