Pensiun karena Pengembagan Motor Lebih Fokus ke Quartararo? Dovizioso: Tidak Berjalan Seperti yang Kami Harapkan, Tapi Benar untuk Dicoba

    Maniakmotor – Joki With U Yamaha RNF, Andrea Dovizioso akan pensiun usai seri Misano 2022 mendatang.

    Dari sana, ia akan digantikan test rider Yamaha, Cal Crutchlow. Tentunya cukup mengecewakan, baik untuk para penggemar MotoGP maupun untuk dirinya sendiri.

    Hal ini juga diucapkan pembalap Italia berusia 35 tahun itu dalam sebuah keterangan tertulis di MotoGP.com.

    “Untuk semua ini dan atas dukungan mereka, saya berterima kasih kepada Yamaha, tim saya dan WithU, dan sponsor lain yang terlibat dalam proyek ini,” kata Andrea Dovizioso.

    “Itu tidak berjalan seperti yang kami harapkan, tetapi itu benar untuk dicoba. Petualangan saya akan berakhir di Misano, tetapi hubungan dengan semua orang yang terlibat dalam tantangan ini akan tetap utuh selamanya. Terima kasih semua,” ucapnya.

    Tapi yang menarik, yang diomongkan oleh Andrea Dovizioso tidak berhenti sampai disitu saja.

    Joki RNF Yamaha Team, Andrea Dovizioso juga turut membeberkan perbedaan antara tim Pabrikan dan tim Satelit pada balap motor kasta tertinggi, MotoGP.

    Performa Dovi musim ini jelas tidak disebabkan oleh doi menggunakan motor Satelit. Saat ini doi sedang menjalani musim terakhirnya di MotoGP, dengan mengoleksi 11 poin dalam 10 balapan.

    Situasi yang begitu sulit bagi Dovi untuk diputar balik, pembalap asal Forli itu kesulitan merubah gaya balapnya untuk mengikuti kemauan Yamaha M1 yang hanya nurut dibawah elusan Fabio Quartararo.

    Permintaan Dovi untuk merubah total motor juara dunia 2021 itu agar sesuai dengan gaya balapnya mustahil dipenuhi oleh Yamaha, walau Yamaha terus berusaha yang terbaik untuk memenuhi masukan dari Dovi.

    Pada musim 2012, Dovi sudah pernah menunggangi Yamaha M1 selama 1 musim full, sebelum beralih ke Desmosedici yang dikendarainya sampai 8 tahun kemudian, pengalaman 8 tahun di Ducatipun juga sudah mendarah daging sampai ke gaya balapnya sekarang, makanya sulit beradaptasi dengan Yamaha.

    Tanpa hasil positif sedikitpun sejauh musim ini, tidak masuk akal bagi Dovi yang kini sudah 36 tahun untuk terus balapan musim berikutnya.

    Namun, bagaimana perbedaan antara menjadi pembalap di tim Satelit dan tim Pabrikan, sebagai pembalap yang sudah pernah merasakan menjadi keduanya Dovipun menjawab pertanyaan tersebut.

    “Tentu sedikit lebih baik jika anda bisa memulai dengan tim Pabrikan, tetapi saat ini tidak ada perbedaan jika anda ingin memulai dengan pabrikan atau satelit. Perbedaan sebenarnya hanya terdapat pada faktor ekonomis, kenyamanan, dan bonus-bonus  yang anda dapat dari tim pabrikan,” Sebut Andrea Dovizioso.

    Menurut Dovi yang menjadi perbedaan utama keduanya pada MotoGP zaman now adalah gaji, dan budget yang dimiliki tim pabrikan lebih besar, tetapi untuk performa motor pada sirkuit tidak memiliki perbedaan yang begitu signifikan.

    Dovi juga mengaku tidak menyesalkan pilihannya untuk bergabung bersama Yamaha musim ini.

    “Hubungan saya bersama Yamaha tetap baik, dan dukungan dari mereka tetap baik. Walau mereka seharusnya bisa memberikan sedikit lebih baik,tetapi  bukan hanya saya saja yang kesulitan disini,” Sebut Andrea Dovizioso

    Raider

    BACA JUGA