Regulasi Kejurnas Oneprix 2024, Joki Entry by Team! Beda dengan 2023, Pembalap Harus Betah-Betah?

MotoPrix Sentul Kecil 2014

Maniakmotor – Dalam regulasi Kejurnas Oneprix 2024, terdapat sistematik alias cara pendaftaran beda dengan tahun lalu. Kini masuknya kudu dari tim, jadi IMI ya hanya berkomunikasi dengan timnya aja.

Beda sama tahun 2023 ya bro, kan dulu atas nama joki alias pembalapnya. Tahun itu, pengisian slot starter langsung ke jokinya, timnya urusan belakangan.

Terus, kudu betah-betah dong? Ya harusnya begitu, kan yang terdaftar secara permanen dalam kurun waktu 1 tahun hanya timnya.

Kalaupun diambil tim lain, ya otomatis joki sebelumnya di tim lain itu harus minggat. Oh iya, itu kalau ada kejelasan maksimal jumlah starter ya.

Bro boleh baca sendiri di lembaran Rakornis IMI 2024 yang berbunyi demikian:

”Yang memilih pembalap adalah timnya, sehingga IMI Pusat berhubungan dengan Timnya saja.”

Adapun joki yang sudah angkat kaki dari tim tersebut juga tak boleh ‘kabur’ ke Motoprix. Ya nasibnya hanya bisa ikut kejurdaan atau event club aje.

Ini bukan kata Mimin, soalnya pasal tadi juga ada kelanjutannya, sebagai berikut:

“Pembalap OP sudah tidak bisa ke MP lagi jika putus kontrak.”

Eits, yang masih belum dijelaskan secara gamblang dan jernih itu ya tadi. Apakah tetap boleh main di Oneprix? Soalnya belum ada jumlah maksimal starter tadi kan bestie.

Yang jelas, timnya punya opsi pengambilan pembalap dari Motoprix. Boleh naik ke Oneprix tapi kudu merelakan poin di MP bila 2 kali Start di OP.

Begituuu masbrooo…

 

MM