Regulasi MSBK 2024 Semakin Kayak Motor STD! Limitter Rendah dan Aki Gak Bebas, Oneprix Masih Mending?

Maniakmotor.com – Limittermu 14.000 RPM? Mana paten! Makanya kalau mekanik-mekanik di Indonesia mulai pusing karena spek Oneprix atau Motoprix 2024. Mungkin di Malaysian Cub Prix atau MSBK, bisa makin migrain, haha.

Gimana enggak, isu yang beredar angka limitter CP150 jauh di bawah regulasi Kejurnas Indonesia. Dari sebelumnya 14.000 RPM, kini negara jiran itu bakal memakai Limitter RPM 13.300.

“Makanya lagi pada pusing tuh, kudu nyari torsi yang lebih besar lagi. Kalau enggak ya tenaganya gak bakal keluar sebelum 13.300 RPM,” ujar Ngab B yang namanya tak mau disebutkan.

Artikel sebelumnya bisa jadi patokan. Di kelas Novice saja yang Limitternya 14.000 RPM, mekanik-mekanik membuat Peak power di angka 12.000an.

Wah, kalau 13.300 boleh jadi Peak power di angka 11.000 atau bahkan lebih rendah. Nyaris kayak Peak power motor standard harian, yang angkanya bisa dibaca di brosur cicilan kredit, kwkwkw.

Bahkan, ada pula isu lainnya yang mengatakan bahwa kelas CP150 kudu pakai baterai selain lithium dan mf. Maksudnya pakai gel aja gitu?

“Kalau gak salah begitu ya, pastinya ini juga masalah baru. Kan artinya harus ada yang diakali lagi untuk menemukan angka tegangan dan arus listrik untuk memasok kelistrikan lebih baik,” sambung Ngab B.

Perlu diketahui, di rpm 14.000 sebelumnya, motor-motor Malaysian Cub Prix itu sudah punya tenaga yang sama seperti spek Expert Indonesia. Bahkan tak jarang yang lebuh ngacir juga ada.

Itu info dari Nazzirul Izat alias Ayoi yang Mimin temui di Sentul Karting Circuit beberapa waktu lalu. Makanya, balik ke opini bestie lagi nih.

Mending di sono, apa di sini? MM