Regulasi Sport 250CC di MRS 2024 Lebih Imbang? Eddy Saputra: Gak Usah Ngimbangin, Minimal Ngikutin

Maniakmotor.com – Regulasi MRS 2024 semoga bisa buka mata penonton, pabrikan dan regulator. Bahwa, pertarungan yang ketat bin imbang di sirkuit Mandalika tak hanya enak ditonton. Tapi semoga juga bisa mengundang lebih banyak tim privateer.

Itu yang diomongin Haji Eddy Saputra, Deputi Olahraga Sepeda Motor IMI Pusat. Sebab ini balapan motor umum yang dibikin racing. Bukan motor racing yang keluar dari pabriknya seperti Moto3, Moto2 dan MotoGP. Makanya kudu imbang lah, supaya balapan adil bro.

Begitu pula dalam penyesuaian regulasi Kelas Sport 250CC MRS 2024. Oh iya, beda sama ARRC 2024. Semua masih memakai motor berbasis mesin 250CC ya bestie.

“Tahun ini, Throttle body Yamaha dan Kawasaki dibesarin. Sehingga kami harap Yamaha dan Kawasaki bisa mengimbangi,” ujar Eddy Saputra.

“Walau gak bisa ngimbangin tapi setidaknya bisa ngikutin. Kan jadi lebih seru dan memikat tim privateer untuk ikut juga,” sambung Eddy sembari bercanda pada peluncuran MRS 2024 di Cikini, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Keseimbangan mesin inj penting bro. Jangankan di kelas Sport 250. Untuk kelas Underbone di sirkuit besar juga demikian. Kalau unggul motor, racing line acak kadut saja bisa ditutupi mesin yang lebih kuat.

Nah, untuk ukuran Throttle body Yamaha dan Kawasaki ini dibesarkan 2 mm. Jadi untuk Yamaha R25 dan Kawasaki Ninja 250 pakai TB 34mm. Sementara TB CBR 250 RR 32mm.

Oh iya, magnet Yamahadan Kawasaki juga boleh dibubut dengan minimal berat 1.200 gram tanpa clutch starter. Sementara Honda kudu pakai magnet STD.

Semoga makin enak ditonton ya bestie.

RAIDER