Diprediksi Jadi Rookie Ajaib yang Raih Rekor di Juara Dunia Termuda MotoGP 2024, Pedro Acosta: Santai Dulu Gak Sih?

Maniakmotor.com — Banyak yang prediksi Pedro Acosta akan mengalahkan rekor Marc Marquez, menyabet gelar joki “termuda” dengan Gelar Juara Dunia MotoGP. Namun doi tetap humble, nafsunya bukan ke sana.

Memang joki Spanyol itu punya proses masuk ke Grand Prix MotoGP dengan mulus. Cukup tiga tahun dengan gelar Juara Dunia Moto3 dan Moto2. Gimana orang-orang ga makin optimis sama doi?

Sesuai judul artikel, Acosta tak seburu-buru itu untuk mencapai target ambisius yang diharapkan publik. Bahkan, ekspetasi setinggi pohon palem; mengalahkan Juara Dunia tahun terakhir, Bagnaia, hingga menggeser posisi Marquez. Nyatanya, keduanya tak pernah muncul di pikirannya.

Bicara mengenai hasil tes Shakedown di Sepang pun, ketika Acosta menjadi yang tercepat di hari pertama, doi berusaha menyentuh rumput sebagai wong anyar.

Tuh buktinya masih nye tuh aspal. Bahkan sikut dan lututnya juga menempel, haha

“Saya sudah mendengarkan ini berkali-kali. Namun ini bukan saat yang tepat untuk memikirkan hal itu,

“Saya hanya punya satu hari mengendarai motor MotoGP dan memecahkan rekor seperti itu; ini bukan saatnya untuk memikirkan hal itu. Kami hanya perlu mencoba dan menikmatinya.” kata doi, dilansir dari Crash pada Senin, 19 Februari 2024.

Di Moto3 saja, performa doi tak pernah diragukan, apalagi kalau sudah soal kecepatan yang super gaspol. Remaja kelahiran 2004 ini sebagai rookie baru menetas telah melibas sirkuit melampaui orang-orang yang lebih dari usia seperti Brad Binder hingga Jorge Martin.

Saya dan tim tahu bahwa perlu menjadi lebih kuat untuk mengendarai motor MotoGP. Namun, saya  bisa melihat betapa kuatnya Jack [Miller] saat ini dan juga orang-orang seperti [Jorge] Martin. Aspek fisik akan menjadi hal penting di era MotoGP,” pungkas doi lebih lanjut. Dari situ, kita juga dapat melihat gimana Acosta menjadikan kedua pembalap senior tersebut sebagai panutan, kalau bisa ngomong bahasa kita, mungkin doi akan bilang skill yamg dipunya belum ada “seujung kuku”, puh sepuh ajarin dong.

Diva