Tak Berpuas Diri, Aprilia Terus Kembangkan Motornya untuk 2023! Ini Pengubahannya

Maniakmotor – Kendati tahun sebelumnya yak penuh dengan kesuksesan lewat Aleix Espargaro dan Maveric Vinales, Aprilia tetap fokus untuk meningkatkan motornya di semua aspek yang ada.

Hal itu diakui oleh Massimo Rivola, yang percaya bahwa potensi motor tidak akan pernah berhenti di suatu titik. Terutama di era MotoGP saat ini yang penuh dengan inovasi dan pengembangan teknologi yang belum ada sebelumnya.

“Selalu ada ruang untuk peningkatan di setiap area sepeda motor,” kata sang direktur balapan Aprilia itu yang datang ke Noale empat tahun lalu dan telah meraih banyak hal sejak saat itu. “Di mesin, di elektronik, di aerodinamis. Kami telah berusaha untuk mengubah motor 2023 menjadi lebih baik,” sambung Rivola.

Kalau lupa prestasinya tahun lalu, Aprilia Racing memenangkan GP Argentina dengan Aleix Espargaró dan mencetak empat podium lagi di tangan pembalap berusia 33 tahun itu. Selain itu, rekan setimnya yang baru masuk ke Aprilia, Maverick Viñales merebut tiga podium lagi.

Tak berhenti di sana, pabrikan asal Italia itu masih bertarung melawan Pecco Bagnaia (Ducati) dan Fabio Quartararo untuk memperebutkan gelar juara dunia pada Oktober. Walau pada akhirnya, Aleix harus puas di posisi keempat secara keseluruhan dengan pembalap-pembalap muda yang lebih berapi-api hingga seri terakhir.

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa Aprilia RS-GP22 dianggap sebagai sepeda motor terbaik di lapangan, kompetitif di semua trek balap dan di semua kondisi. Dan tetap saja , motor pabrikan Aprilia Racing telah ditingkatkan dalam banyak hal untuk tahun 2023.

“Dengan mesinnya, Anda bisa mengukur progres di bangku tes. Dalam hal aerodinamika, Anda mendapatkan hasil tertentu di terowongan angin, tetapi progresnya tidak dapat dievaluasi secara jelas. Anda mungkin menemukan solusi tertentu yang menjanjikan keuntungan di terowongan angin. Tapi kebenarannya hanya muncul saat latihan di lintasan, saat pembalap menilai apakah feeling sudah membaik atau belum,” ujar Rivola.

“Kami juga bekerja cukup keras di departemen elektronik. Karena semua tim pabrikan sudah mendapatkan ECU baru dari Magneti Marelli, tim customer akan menggunakan ECU lama pada 2023. Jadi sekarang kami memiliki pekerjaan dua kali lipat. Saya tidak terlalu antusias dengan fakta bahwa kami harus melakukan ini. Tapi itu aturannya, jadi kami mengikuti aturan,” pungkasnya.

Raider

BACA JUGA

Alvaro Bautista Borong Juara 1 di Seri Pertama WSBK 2023 Australia! Ini Rahasianya