Tes MotoGP Sepang: Alex Rins Galau Ban Depan Ngangkat, Suruh Suzuki Lihat Ducati!

Maniakmotor – Teknologi MotoGP sekarang makin canggih – canggih untuk membuat ban depan anteng di aspal. Misalnya Ducati, dengan teknologi yang bukan dari elektronik motor saja, bisa membuat ban depan tetap nempel di aspal ketika keluar tikungan.

Teknologi ini sendiri dikenal dengan ‘sistem ketinggan bagian belakang motor otomatis’, atau Bahasa enggressnya ‘automatic’ rear ride-height system. Sementara itu, Alex Rins yang pada uji coba kemarin hanya bisa berada di posisi ke-4 masih memakai teknologi yang manual punya.

Artinya, enggak canggih – canggih amat aja udah boleh dikatakan kencang bersama GSX-RR nya itu. “Memang sih kami bisa kencang, bahkan kalau dibandingkan ke 2020, disini kami berkembang pesat. Karena kami memang memiliki pembaharuan di mesin dan pengatur ketinggian motor,” tutur Alex Rins yang juga dinobatkan dengan pembalap rata -rata kecepatan paling kencang setiap putarannya.

Meskipun begitu, bukan berarti Alex Rins enggak galauApalagi melihat rival – rivalnya punya tunggangan yang lebih canggih, bahkan mereka yang kemarin ada di belakangnya. Yap, GSX-RR masih memakai manual rear ride-height system, sehingga ban depan masih cenderung suka ngangkat ketimbang pabrikan lain, terutama Ducati yang teknologinya sudah 2 loncatan di depan Suzuki.

“Kami harus mengerjakan alat itu, karena tinggal kami, dan oh iya, Yamaha yang masih pakai alat itu. Dengan alat manual, kami tetap harus memencet tombol setiap keluar tikunganh. Sementara yang otomatis, hanya tinggal gaspoll di keluar tikungan,” jelas pembalap Spanyol yang tahun lalu sering sleding alias jatuh bersama Suzuki-nya.

Ngomongin Ducati, Alex Rins sendiri agak nelen ludah ketakutan untuk membayangkan sekencang apa GP22 nanti.  “Catatan waktu mereka (pengguna GP22) emang agak pelan di sini, khusunya tim pabrikan. Tapi itu motor yang benar – benar baru, dan saya pikir sudah sangat bagus dengan bisa berada di dalam 10 besar. Kalau GP21 aja sekencang kemarin, (Enea Bastianini), mungkin GP22 bisa jauh lebih cepat lagi,” ujar Alex Rins di sudah diasapi GP22 milik Jorge Martin pada tes kemarin.

Rins Buntutui Bagnaia

Tapi Rins enggak kehilangan pede-nya. “Kami siap untuk balapan pertama di Qatar, sekarang mari kita lihat apa yang terjadi di Mandalika (akhir pekan ini). Kami masih bisa berkembang di sana dengan tampilan yang lebih mantap lagi,” tutup Alex Rins dengan optimis.

MM

BACA JUGA

Pasca Tes MotoGP Sepang: Walau Kalah Dari Bastianini, Miller: “GP22 Bakal Paling Superior di Qatar Nanti!”

MotoGP: Luncurkan Warna Baru, Begini Filosofi ‘Merah Ducati’!