Top Speed Kawasaki ZX Dinilai Memble, Jonatha Rea Kritik Mekaniknya Terus Walau Belum Perpanjang Kontrak

    Maniakmotor – Jonathan Rea dan Kawasaki memulai hubungan asmara alias kontrak semenjak tahun 2015, dari situ prestasi yang diukir keduanya memang istimewa. Namun, apakah mereka dapat terus bekerja sama untuk musim 2023 dan kedepannya?

    Dari tahun 2015 – 2020 Jonathan Rea dan Kawasaki berhasil juara dunia 5 kali berturut-turut, yang saat itu juga berarti Rea memecahkan rekor 4x juara dunia  milik Carl Fogarty.

    Kejayaannya di WSBK terus berlanjut dan tidak ada yang berhasil merebut juara dunia dari tangan Rea pada tahun tersebut sampai Toprak Razgatioglu datang di WSBK yang merebut Juara dunia tahun 2021.

    Dengan 6x juara dunia, 117x kemenangan, dan 223 total podium Jonathan Rea jelas merupakan pembalap paling sukses dan makmur dengan kontrak paling tinggi di WSBK, dan karirnya masih terus berlanjut hingga saat ini dengan umurnya yang 35 tahun.

    Performa Jonathan Rea di musim ini juga masih bagus dengan berada di peringkat ke-2 klasemen dan tertinggal 17 poin dari Alvaro Bautista yang pakai Ducati.

    Kontrak Rea sendiri di Kawasaki berakhir pada akhir musim, bersama wawancara dengan speedweek.com Rea berbicara dengan masa depannya dan situasi di Kawasaki saat ini.

    “Saya tetap optimis mengenai masa depan dan karir balapan saya. Selain itu saya tidak merasa musim ini adalah musim terakhir saya balapan. Kawasaki sejauh ini sudah melakukan pekerjaan yang bagus,” ucap Jhonny.

    “Perkembangan di chassis dan traksi motor besar tahun ini namun, meskipun begitu anda dapat melihat bagaimana Alvaro Bautista menyalip saya di trek lurus dengan Ducatinya,” lanjut Jonathan Rea yang menyebut motornya pelan dengan halus.

    Rea juga menyebut Toprak Razgatioglu saat ini berada di situasi yang mirip dengannya, mereka berdua sangat mudah disalip oleh Bautista di trek lurus karena, tidak hanya di MotoGP di WSBKpun Ducati juga jadi raja top speed.

    Dengan situasi yang seperti ini Kawasaki pastinya akan harus membayar lebih besar untuk mempertahankan Rea di Kawasaki dan di saat yang sama harus memenuhi permintaan Rea yang meminta mesin yang lebih kuat.

    “Jika anda ingin kompetitif, anda harus berinvestasi dan bawa motor produksi yang bagus, seperti yang Ducati lakukan, Saya ingin motor yang kompetitif, dan yang terutama saya ingin menang. Untuk melakukan itu saya harus tahu motor dan tim mana yang mampu berikan itu kepada saya,” kata Jonathan Rea.

    Komentar Rea terhadap ZX10RR saat ini sendiri adalah “Mesinnya harus lebih bagus, walaupun grip dan chassisnya hampir sempurna, anda akan ketinggalan di setiap ganti gigi ketika di trek lurus,” pungkas pembalap dari Irlandia Utara itu.

    BONE

    BACA JUGA

    Prediksi Bursa Pembalap 2023, Joan Mir Sleding Bastianini dan Martin ke Factory Ducati?

    Usai Balap ARRC dan Blu Cru European, Yamaha Tak Lupa Siapkan Arsenal Pembalapnya di Kejurnas!