WSBK: Jadi Konco di Kawasaki Selama 3 Tahun, Haslam Sebut Rahasia Jonathan Rea!

Maniakmotor – Mungkin banyak yang lupa, atau bahkan tidak tahu dengan Leon Haslam. Tapi kalau ditanya tentang ‘rahasia’ Jonathan Rea, mungkin pembalap yang paling mengerti adalah dirinya. Lantaran doski merupakan mantan pembalap Kawasaki di tim WSBK dari tahun 2017-2019. Setelah itu melanjutkan karirnya di tim HRC WSBK bersama Bautista dari 2020-2021.

Tentu masalah pengetahuan balap udah enggak perlu diragukan, dan begitupun tentang  pengetahuannya sebagai teman Rea, dimana doski 3 musim jadi konco satu timnya. Namun memang sayang buat Haslam, tahun 2022 doski enggak kebagian tempat di WSBK dan harus kembali berkarya di British Superbike.

Namun, bila ditanya pengalaman di WSBK, salah satu hal yang paling menarik adalah bagaimana Haslam sangat mengerti rahasia Rea. “Saya selalu salut, gaya Jonathan sangat cocok dengan Kawasaki,” tukas Haslam kepada Speedweek.

Menurutnya Rea memiliki karakter membawa motor yang berbeda dari pembalap Kawasaki lainnya. “Dia mengemudi dengan sangat agresif dan snagat cepat sejak lap pertama di sesi latihan bebas. Cara dia berbelok maupun mengerem, motor ini seolah dibuat untuk pembalap seperti dirinya,” lanjut Haslam.

Meskipun begitu, perbedaan ini tidak terlalu terlihat secara kasat mata, alias hanya pembalap yang bersama balapan di Sirkuit yang bisa merasakan. “Perbedaan kami sangat kecil pada balapan. Pada 2019 kadang saya hanya persepuluh detik lebih lambat per putaran dari Jonathan Rea. Tapi itulah perbedaan pemenang antara tempat kelima,” jelas Haslam dengan sangat detail.

Dan menurut Haslam, disitulah pentingnya kerja sama untuk membuat motor sebaik mungkin. “Seorang pembalap tidak bisa bekerja sendiri hingga menemukan margin – margin yang sangat kecil itu. Ini adalah bagaimana para kru menyesuiakan beberapa klik perubahan pada motor untuk mencari kenyamanan dan kekencangan pembalap,” tambah Haslam.

Leon Haslam di Honda

Kendati banyak hal yang dikagumi dan juga penyesalan di WSBK, pengalaman di Kawasaki adalah salah satu yang terbaik buat sang pembalap Inggris tersebut. “Kawasaki adalah paket terbaik, saya dan dia (Rea) selalu memiliki cara membawa yang berbeda, dan beberapa kali saya menemukan yang sangat pas, namun tidak konstan. Sekarang saya harus kembali ke BSB dan saya hanya perlu melakukan yang terbaik,” tutup sang peraih podium 45 kali di kejuaraan dunia itu.

Raider

BACA JUGA

Jadi Rookie Moto3, Mario Aji Sadar dan Tahu Akan Kelemahannya!

MotoGP: Walau Sempat Slek, Forcada Lebih Suka Orang Seperti Vinales, “Punya Pendirian”!

MotoGP: Tim Yamaha RNF Resmi Didukung Telcowin! Perusahaan Apa Tuh?

Jelang Tes Sepang: Wow! Sebuah Track Day Hadirkan Zarco, Vinales, Martin, Acosta dan Kawan-Kawan!

Jelas Tes MotoGP Sepang: Ducati Siapkan Kejutan Dari Dalam Topi Sulap!

WSBK: Panigale V4 Nyaris Sempurna, Alvaro Bautista Langsung Lupakan Sengsara di Honda!