WSBK: Kawasaki Tidak Bisa Menyalahkan Rea! Tahu Kebolehan Toprak!

Maniakmotor – Jonathan Rea adalah seorang juara dunia bertahan 6 kali di Kawasaki. Tentu saja Kawasaki sudah terbiasa dengan kemenangan manis dari Rea hampir setiap serinya. Kawasaki selalu bisa merasakan dirinya di atas angin, bahkan walau menemui pesaing kuat di tahun 2019 (Bautista) dan 2020 (Redding).

Namun semuanya berakhir diatas pukulan uppercut telak dari Toprak di tahun 2021. Itu yang digambarkan manajer tim Kawasaki dalam menganalisa kekalahan di tahun 2021 ini. Analisa dan evaluasi tentu saja dilakukan kepada Rea. Namun Kawasaki tidak bisa memungkiri faktor eksternal, yaitu hantaman kuat Toprak dengan R1-nya.

Guim Roda sebagai manajer, dengan rendah hati mengakui kekalahan dan kesalahannya tahun ini. “Kami membuat beberapa kesalahan dan tentu saja kami merasa gemes. Namun, apa yang kami bisa lakukan adalah menjadikan 2021 sebagai tahun pembelajaran,” sebut Roda dengan tersenyum.

Sang manajer mengerti dengan baik, bahwa Jonathan Rea memiliki semakin banyak penantang. “Dan kami tahu itu, cepat atau lambat pasti akan ada lebih banyak persaingan lagi di grid. Kita bisa lihat sekarang, bahkan BMW memberikan banyak upaya. Honda melakukan banyak perubahan yang narsis. Ducati selalu berada di puncak kejuaraan, memberikan perlawanan, dan Yamaha sudah memenangkan gelar tahun ini,” jelas Roda tentang faktor eksternal kekalahan tahun ini.

Xavi Vierge (Jerez Test)

Bahkan sang manajer itu, tidak bisa menghemat pujian untuk para pesaingnya. “Terutama Toprak, dia sudah menemukan keseimbangan tim dan motor. Kami selalu menyadari potensinya sejak di Kawasaki. Perpindahan dan kebolehannya di Yamaha sendiri, merupakan sesuatu yang benar – benar luar biasa dan hampir tidak terbayangkan,” lanjut Roda dengan antusias.

Namun itu tidak pernah membuat Roda kecil hati, “mereka membuat kejuaraan di WSBK menjadi kompetitif. Dan saya yakin para penonton juga menginginkan hal ini. Selain bagus untuk kejuaraan, ini juga bagus untuk kami dalam mengambil langkah maju,” hemat Roda dengan positif.

Kembali melihat diri sendiri, dan evaluasi kesalahan dari internal. “Sejujurnya kinerja Jhonny selalu luar biasa. Dia selalu semangat dan tampil dengan kompetitif untuk merebut podium. Walau berharap lebih bagus di tahun depan, namun saya tidak bisa mengkritiknya,” puji sang manajer kepada pembalap yang bernomor start 65 itu.

Sementara untuk Alex Lowes, “dia juga bagus ketika sedang fit, namun tahun ini ia sering mengalami masalah fisik. Namun, sama dengan Jhonny, Alex juga memiliki banyak pekerjaan bagus yang membuat kami bisa berkembang. Saya hanya berharap, tim kami dapat tampil kompetitif, dan bersaing dengan tim – tim lainnya,” tutup Roda pasca menutup uji coba Jerez di urutan pertama melalui Rea.

Semakin banyak pembalap – pembalap yang memiliki senjata mematikan di kelas WSBK. Tentunya Kawasaki harus membuat trobosan baru, atau pembalapnya harus tampil dengan sesuatu yang lebih mantap lagi dalam menangkis rival – rivalnya.

Raider

BACA JUGA 

Yamaha Endurance: Cetak Toprak Razgatlioglu atau Thomas Luthi, Begini Perbedaan Balap di Eropa dan Indonesia Menurut Minoru Morimoto!

MotoGP: Pindah Ke KTM, Guidotti Beberkan Kelemahan Zarco!

WSBK: Tes Jerez Selesai, Kelingking Lecuona Patah! Efek Pakai Showa??

MotoGP: Valentino Rossi Tidak Benar-Benar Berhenti! Akan Hadir Dalam Beberapa Balapan!